Norge 3 in 1

Hej,

Ini tulisan kedua di tanggal 9 Agustus 2014. Tadi pagi kita ke IKEA, tapi sebelum menulis tentang IKEA dan segala rupa tentang perjalanannya. Aku mau tulis tentang Norway dari tiga sisi yang menurutku menarik. Viking, Nature, dan Budaya Kontemporer. Norway menjadi menarik ketika melihat ke latarbelakang sejarahnya. Disebut sebagai salah satu punggawa Scandinavian countries bersama dua kerajaan lainnya yaitu Denmark dan Swedia, dan juga masuk ke dalam daftar Nordic countries (Denmark, Swedia, Finland, dan Iceland). Lalu apa itu Scandinavia dan apa yang membedakannya dengan Nordic?

Scandinavia merupakan sejarah dan budaya kuno yang turun di daratan eropa utara. Kultur skandinavia memiliki karakter turunan dari sebuah ethnocultural bangsa Jerman Utara atau yang sering disebut dengan North Germanic. Etimologi tentang sebutan ‘scandinavia’ erat hubungannya dengan catatan sejarah yang sering disebut Pliny the Elder. Didalamnya, Pliny bercerita tentang rute pembagian wilayah skandinavia yang dimulai dari deretan gunung Saevo (mons saevo ibi), teluk Codanus (Codanus Sinus), dan tanjung Cimbrian (the Cimbrian promontory). Saevo merupakan pegunungan yang ada di dalam wilayah pesisir Norwegian, pintu masuk menuju Skagerrak. Bahasa di ketiga kerajaan tersebut juga hampir mirip, meski tak sama. Bayangkan saja seperti Indonesia, Malaysia, dan Brunai Darrusalam. Sama-sama memiliki akar bahasa Melayu tapi berkembang menjadi bahasa yang lebih independen sesuai dengan karakter bangsanya. Begitu juga dengan bahasa yang digunakan oleh bangsa skandinavia, bahasa itu oleh Pliny disebut sebagai scandinavism. Sekilas memang terlihat berbeda, namun banyak memiliki kata dasar yang sama dengan bahasa Jerman dan Bavarian.

Nordics, well..bagian ini jujur saja aku juga kurang begitu memahami sampai khatam. Tapi yang pasti mengapa sampai ada istilah scandinavia dan nordic, hal itu didasarkan oleh perbedaan akar budaya. Tiga kerajaan Denmark, Norway, dan Swedia memiliki kultur budaya dan bahasa yang hampir mirip. Begitu juga dengan Finlandia dan Islandia, namun di kedua negara tersebut (Fin dan Iceland) menjadi agak sedikit rumit. dari sisi budaya bermasyarakatnya mirip namun dari sisi bahasa, sangat berbeda. Maka dari itu untuk ‘merangkum’ negara tetangga itu menjadi satu kesatuan yang lebih besar dan dengan kriteria yang lebih luas pula, bangsa Perancis pada saat itu datang menyelamatkan dan berkata  Pays Nordiques. Begitu sejarah singkatnya.

174733043 source: Dag Sundberg/Stockbyte/Getty Images

Apa itu Viking ?

Epitimologi kata Viking (víking) adalah berasal dari rumpun feminin. Linguistik dalam bahasa Norwegia juga terbagi menjadi dua gender maskulin dan feminin – meskipun pada prakteknya di dunia modern pembedaan gender ini tidak lagi digunakan- kembali ke arti kata viking. Feminin vík berarti teluk kecil, mengingat norway memiliki banyak sekali teluk-teluk kecil yang kemudian sering pula disebut dengan FJORD. Maka kemungkinan arti kata víking berasal dari pembedahan víken (atau víkin dalam bahasa Norwegia kuno). Yang artinya seseorang dari viken (seseorang dari teluk kecil). Bangsa viking berjaya di awal masa kerajaan kuno (medival) sekitar abad ke 8- 11.

Züge,_Landnahmen_und_Siedlungsgebiete_der_Nordmänner_-_800-1050.pngSource: Züge,_Landnahmen_und_Siedlungsgebiete_der_Nordmänner

Budaya bangsa viking ini berhubungan erat dengan perkembangan 3 kerajaan di scandinavia, Denmark, Swedia, dan Norwegia.Di awal abad ke 8, bangsa viking memulai perjalanannya menginvasi beberapa wilayah di eropa termasuk daratan Inggris.

Powered by Nature

Di awal tulisan mengenai kepindahan ke Oslo, sudah saya serahi link ke google images ttg Norway kan ? Gimana ? Udah dilihat ? Itulah mengapa aku nekat pergi ke Oslo. hehehe :p

Wilayah Norwegia yang terhubung diantara pegunungan yang menjulang dan cekungan-cekungan indah didalamnya menjadi satu keuntungan besar untuk negara yang populasinya hampir hanya setengah dari populasi keseluruhan warga DKI Jakarta. Norway punya sekitar 5 juta orang, Jakarta punya 9.6 juta orang. Masa ? Ga percaya ?? Cek disini https://www.ssb.no/en/befolkning/artikler-og-publikasjoner/this-is-norway-2016 dan disini http://population.city/indonesia/jakarta/

en, to, tre, fire, fem, seks…..

Gimana, udah dicek ? bener ga ? udah jangan kelamaan mangap.

Fjord; diantara hamparan pegunungan itu banyak banget lembah atau orang norway biasa nyebut itu dengan sebutan fjord, lalu apa itu fjord ? check it here aja yah » http://www.fjords.com/what-is-a-fjord.shtml

  • Geirangerfjord, letaknya ada di daerah bernama Sunnmøre, Norway.
  • dan puluhan fjord lainnya, sila dicheck di https://www.visitnorway.com

Aurora Borealis; pertunjukan cahaya di kutub utara dan selatan bumi. Adanya aurora diakibatkan oleh pertukaran aliran partikel listrik yang bersumber dari matahari kemudian ditarik oleh magnet bumi yang di kutub utara maupun selatan lalu memasuki atmosfer bumi. Ketika partikel tersebut memasuki armosfer lalu terjadilah tabrakan dengan gas seperti oksigen dan nitrogen. Sebetulnya aurora terlihat sepanjang tahun, namun karena sudut kemiringan rotasi bumi pada saat musim dingin akan menjadikan bumi bagian utara menjadi gelap, maka di musim itulah saat yang tepat untuk menyaksikan aurora borealis. Aurora ini ada forecast nya juga lho » http://norway-lights.com/

Tempat teroke untuk melihatnya adalah sbb:

  • Tromsø
  • The Lofoten Island
  • Alta
  • Bodø
  • Harstad
  • etc (end of thinking capacity)

Budaya dan Seni Kontemporer

Siapa yang ndak tau lukisan Edvard Munch yang judulnya Scream ? Yap yang dibawah ini:

the-scream.jpgSource: http://www.edvardmunch.org/the-scream.jsp

Lukisan ini pernah juga menjadi ide serial kartun populer asal negeri sakura, Detektif Conan. Pasti semua pernah liat atau paling tidak merasa tidak asing dengan lukisan ini kan ? Tapi pasti rata-rata ndak tau bahwa si empunya ini adalah orang German yang menghasilkan lukisan ini selama beliau tinggal di Norway dan lukisan aslinya disimpan di dalam salah satu museum dan galeri seni di Oslo. Pelukis bergaya expresionism tahun 1893an ini bernama Edvard Munch, nama yang sama dilabelkan pada museum yang menyimpan karya lukisnya. Ada banyak variasi didalamnya, ada yang dilukis menggunakan cat minyak, krayon, pensil biasa, bahkan darah. Masing-masing tentu saja memiliki latar belakang yang menarik sesuai dengan suasana hati si pelukis. (http://munchmuseet.no/en/)

Ada lagi seni kontemporer yang cukup terkenal di dunia, yaitu taman patung telanjang atau Vigelandsparken. Dihasilkan lewat tangan seorang pemahat batu bernama Gustav Vigelands pada tahun 1934.

dsc01195

Gambar diatas merupakan salah satu karya Vigelands yang ada di taman patung telanjang. Kok taman patung telanjang ? Haha, karena semua patungnya dipahat naturally. sila berkunjung ke http://www.vigeland.museum.no/no/vigelandsparken

dan masih banyak lagi lainnya. Kalo ditulis dan direview satu-satu di blog ini nanti takut kalo saya direkrut jadi pegawe visitnorway.no hehehe…

so, ha det bra, vi ses!

Osl. 9 Agustus 2014

 

Velkommen til Norge!

Selamat Datang di Norwegia!

Tiga minggu pas setelah meninggalkan segala macam dokumen itu di kantor VFS, lalu aku ingat betul jam makan siang dikantor ada telpon dari Jakarta. Tapi aku lupa entah dari VFS atau dari kedutaan besar Norwegia yang menelpon, anyway suara ibu-ibu itu terdengar menyenangkan, tipikal ibu-ibu senior yang gemar bercerita dengan ceria. Dia bertanya, kapan mau berangkat ? Ada satu kolom yang belum aku isi ternyata, ttg tanggal keberangkatan. Tapi aku kala itu sudah bersepakat dengan geng Oslo baruku itu kita mau berangkat bareng tanggal 7 Agustus 2014. Si ibu bilang oh ya sudah, kalo gitu pas. Oh iya, FYI, visa yang dberikan untukku dan teman-teman itu ijin masuk, jadi hanya berlaku seminggu saja. Yang penting kita ndak terdampar di emperan loket imigrasi di Oslo sana nantinya.

Lalu bersama kita berangkat naik Qatar Airways, yang waktu itu adalah flight paling mure dari Jakarta-Oslo. Eh tapi bener lho, aku 8 kali pp Oslo-Jakarta, Jakarta-Oslo pake Qatar terus yang paling murah memang. Setelah sempat transit di Doha, Qatar semalam akhirnya perjalanan 16 jam itu tuntas sudah. Kalau ga salah waktu itu siang hari, kita sampai di Gardemoen Airport, gerbang masuk ke Norwegia..wuhuuu nyampeee!! Tapi masih panjang jalan. Lihat papan ‘Velkommen til Norge’ di atas tulisan passport check itu rasanya gimana gitu. Seneng juga akhirnya bisa nyampe. Deg-degan juga apa yang ada di luar bandara ini, makan apa nnt, rumah kayak gimana bentuknya, kampus gmn, dan berjuta pertanyaan dengan kata pertama -GIMANA-, termasuk gimana kalo nnt visa aku ditolak ? #lebay

Singkat cerita (akhirnya visa ndak dtolak, dapet cap masuk bebas melangkah), kita keluar. Biasa aja si bandaranya, cuma ya karena Norway, jadinya tiba-tiba ada nuansa viking nya. Kelar ngumpulin koper, kita berempat persis kayak anak ayam kehilangan induknya. Belom ada yang pernah ke Norway dan haha, sejujurnya kita hilang arah. Mau ngapain dulu juga bingung. Setelah ngumpulin napas dan switch bahasa, kita sepakat mau nuker uang dulu dari dollar amerika ke norwegian kroner. loketnya ada di depan pintu keluar persis. Habis itu kita beli tiket kereta cepet ke kota, namanya Flytoget (duh jadi kangen!). Harganya untuk student 90kr, yang reguler jurusan bandara-sentrum 180kr jadi yang buat student bisa 50% lebih murah* (cek di http://flytoget.no/). Kereta ini per 10 menit jadi jangan khawatir bakal telat banget kalo ada acara.

Lalu, jeng jeng…20 menit kemudian kita sampai!

Janjian sama mahasiswa Indonesia yang udah senior disana, namanya mas adhi dan mbak indri yang berbaik hati jadi induk ayam buat kita yang udah mulai lelah. udah gitu kita ternyata kudu beli lagi kartu bulanan buat moda transportasi di kota.** Yo wis beli dulu. Setelah dapet kartu kita lalu menuju ke kantor dimana kita mau ngambil kunci kamar kosan di Oslo***. Dari bandara ke sentrum turun di stasiun utama Oslo, Oslo S (sentralstasjon). Habis gitu kalo mau kemana-mana di dalam kota, ada moda transportasi laen. Kita lalu naik metro, namanya Tbane.

Menuju rumah…

Lokasi tempat tinggalku ada di tempat yang menyenangkan. Ga kebayang, bayanganku masih aja kayak tempat tinggalku waktu di Belanda, ditengah-tengah kompleks perumahaan gt. Tapi ternyata…(see picture below)

20140809_065329

Asyik yekan ? Hahaha..alamatnya cukup unik juga, ye benernya unik karena penulisannya beda gt aja sama alamat kita di Indonesia. Diambil menit pertama masuk di kamar lantai 5 menghadap ke utara, belakangnya bukit gitu coba alamatnya di Kringsjå Studentby-Korsvoll, Oslo 0864. sorry tapi nomer kamar dan gedung dirahasiaken, demi kemaslahatan umat 🙂

Kayaknya sekian dulu, sa mau lanjut bongkar-bongkar koper.

Osl. 9 Agustus 2014. Diatas meja belajar.

PS: *, **, ***, NEXT in Liv i Norge (udah begaya pake bahasa norsk, padahal juga cuma googling barusan)